Wednesday, 9 December 2015

PESAN hindari menjelek-jelekan

Belajar kontrol diri dulu
Dari seorang sahabat
.
Kanjeng Nabi sendiri yg dawuh. “Siapa yang menjelek-jelekkan saudaranya karena suatu dosa, maka ia tidak akan mati kecuali mengamalkan dosa tersebut.” (HR. Tirmidzi)
.
Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang tidak pernah luput dari perbuatan dosa. Banyak diantara mereka yang melakukan dosa tersebut secara sengaja ataupun tidak.
Namun anehnya, meskipun sama-sama sering berbuat dosa ada saja manusia yang mengejek manusia lainnya karena melakukan perbuatan dosa. Mereka menganggap bahwa oranglain lebih buruk dibanding dirinya karena telah melakukan dosa tersebut.
'Kiro kiro onok opo ora seng ngaku ' aku dewe luwih elek luwih buruk dari sampeyan..??.
Langka orang seperti itu.

 .
Orang yang demikian ini selalu beranggapan bahwa dirinya jauh lebih baik sehingga meremehkan orang lain. Lalu bagaimanakah hukum Islam terkait manusia yang mengejek orang lain yang berbuat dosa? Berikut informasi selengkapnya.
Dalam Islam mengejek orang yang berbuat dosa itu hukumnya adalah tidak diperbolehkan dan justru akan mengakibatkan orang yang melakukan perbuatan tersebut akan mendapatkan dosa.
.
“Setiap maksiat yang dijelek-jelekkan pada saudaramu, maka itu akan kembali padamu. Maksudnya, engkau bisa dipastikan melakukan dosa tersebut.” (Madarijus Salikin, 1: 176).
Padahal sebenarnya, jika kita menjelek-jelekkan perbuatan maksiat yang dilakukan orang lain, maka perbuatan tersebut akan dipastikan dapat kita lakukan di kemudian hari. Hal ni sesuai dengan sebuah hadist diatas.
.
Lain halnya dengan mengejek orang yang berbuat dosa. Ketika seseorang menjelek-jelekkan perbuatan dosa orang lain, maka di dalam perbuatan itu terkandung kesombongan (meremehkan orang lain) dan merasa dirinya lebih bersih dari dosa.


Untuk itu, ada baiknya sebagai umat Islam kita harus bisa membedakan antara menasehati dengan menjelek-jelekkan. Menasehati itu berarti ingin orang lain menjadi lebih baik, namun jika menjelek-jelekkan itu terdapat unsur kesombongan dan merasa diri lebih baik dibandingkan orang lain.
Demikianlah ulasan mengenai hukum mengejek orang yang berbuat dosa. Untuk itu, janganlah menjadi orang yang sombong dan mengejek perbuatan dosa oranglain. Sebab perbuatan yang demikian akan membuat kita terjerumus pada dosa yang dilakukan oleh orang yang kita ejek tersebut.



Sunday, 6 December 2015

Hati-hati dengan plastik bocor

PLASTIK BOCOR


hati hati dengan plastik bocor

Khutbah Jum'at minggu lalu di Masjid Ara Damansara.
Hati2 dengan plastik bocor..Kamu ambil wudhu' dengan sempurna tapi mubazir air..
(plastik bocor)


Kamu sholat, sedekah, baca AlQur'an, pergi haji n umrah banyak sekali tapi kamu membuat fitnah tentang orang..So (plastik bocor)

Kamu beri banyak sedekah pada org miskin tapi kamu memanfaatkan dan melukai mereka..
(plastik bocor)

Kamu bangun tahajud, puasa dan ta'at pada Allah tapi kamu putuskan tali silaturrahim dengan keluarga..
(plastik bocor)

Kamu puasa dan sabar dengan ujian lapar dan dahaga tetapi kamu bersumpah palsu, mengganggu, mengacau dan tak bisa menguasai amarah mu..
(plastik bocor)

Kamu pakai kabaya dan kerudung tapi minyak wangi kamu harum sekali..
(plastik bocor)

Kamu muliakan dan layani baik tamu kamu tapi bila dia pulang, kamu sebut di belakang mereka semua kekurangan nya..
(plastik bocor)

Kamu berkorban kesenanganmu demi anak dan suami tapi kamu menggerutu setiap waktu membuatkan mereka merasa bersalah..
(plastik bocor)

Kamu doa mohon ampunan,, Allah beri kamu sakit, kamu pun mengeluh dan membuat orang di sekeliling mu tertekan (sedangkan sakit pelebur dosa)..
(plastik bocor)

Jangan kamu kumpulkan semua amal baik kamu dalam plastik bocor. Kamu berusaha mengisinya tapi dengan senang ia tumpah habislah!

Ya Allah, bantu lah & ampunilah kami yg sering alpa ini..Aamiin
Muhasabah buat diri sendiri, wallahua'lam.. .
.
.
Sumber : Habib Muhammad bin Husein bin Anis Al Habsyi

RAHASIA KEBAHAGIAAN wasiat Syaikh Asy Syinqithi pada anaknya

Rahasia Kebahagiaan  Wasiat Syaikh Asy Syinqithi Kepada Anaknya

RAHASIA KEBAHAGIAAN

Wahai ananda, ulangi terus membaca Al Quran, jangan sampai melupakannya, ""bacalah, dan tartilkanlah.....""
Duduklah bersama orang berilmu dengan akal mu...,
Duduklah bersama pemimpin dengan ilmu mu..,
Duduklah bersama teman dengan etika mu..,
Duduklah bersama keluarga dengan kelembutan mu..,
Duduklah bersama orang awam dengan kemurahan hatimu..,
Jadilah Allah sebagai teman dengan mengingat NYA,dzikrulloh
Dan jadilah teman bagi diri anda sendiri dengan nasihatmu

Tidak usah bersedih jika di dunia tidak ada yang menghargai kebaikanmu... karena Allah ta'ala akan meng hargaimu

Kehidupan ini ibarat mawar.. disamping memiliki keindahan yang bikin kita bahagia... juga memiliki duri yang bikin kita tersakiti

Apa yang ditetapkan bagimu niscaya akan mendatangimu.... meskipun tanpa usaha
Sebaliknya apa yg bukan milikmu...,, kamu tidak akan mampu meraihnya walaupun engkau telah berusaha
Tidak seorangpun yg memiliki sifat sempurna selain Allah...,, oleh karena itu berhentilah dari menggali aib orang lain

Kesadaran itu pada akal, bukan pada usia, umur hanyalah bilangan hari mu.
Berlemah lembutlah ketika bicara, setiap orang merasakan derita hidupnya, sedangkan kamu tidak mengetahuinya


Semua hal akan berkurang jika dibagi-bagi.., kecuali KEBAHAGIAAN.., justru akan bertambah jika kamu bagi kepada yg lain (sedekah)
Yaa Allah segala pujian hanya untuk Mu, bukakan bagi kami pintu kebaikan, keberkahan, nikmat, rizki, kekuatan, kesehatan, keselamatan, dan surga Aamiin yaa Rabbal Alamin

Saturday, 5 December 2015

HIKMAH dari UJIAN KEHIDUPAN


HIKMAH UJIAN KEHIDUPAN

Renungan dari Abah Catur Rohman
 
Semakin tinggi derajat keimanan seseorang, ujian yang Allah berikan pasti semakin berat. Semakin lemah keimanan seseorang, ujian pun semakin ringan, maka tak heran jika para Nabi adalah mereka yang paling berat ujiannya.

Sering kita mendengar ada orang bunuh diri karena tidak mampu menahan himpitan kehidupan yang begitu dahsyat. Bahkan, tidak sedikit pula yang mengalami krisis kepercayaan dan keyakinan kepada Allah. Mereka menggangap semua ujian itu wujud dari ketidakadilan Allah terhadap diri mereka.


Allah SWT berfirman, "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, `Kami telah beriman, dan mereka tidak diuji'," (QS [29]: 2).
Orang yang beriman memandang ujian kehidupan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang Allah dalam bentuk lain kepada dirinya. Tidak tebersit dalam hati dan pikirannya sangkaan jelek kepada Allah. Apalagi, yang dapat menggerus keyakinan dan keimanannya karena dia yakin bahwa Allah punya rencana indah terhadap dirinya.

Berdasarkan firman Allah di atas, jelas ujian bagi orang yang beriman sudah dikemas "satu paket", tinggal bagaimana pola pikir dan pola sikap tetap selaras dengan cara pandangan Islam, tidak boleh menyimpang dari koridor yang telah ditentukan, serta tetap tegar dan yakin bahwa ujian pasti berlalu.


"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS [94]: 5-6). Firman Allah ini menjadi motivasi bagi kita agar selalu meyakini bahwa kesulitan atau ujian hidup dan bentuknya selalu dibarengi dan diakhiri dengan kemudahan dan keindahan.

Sebaliknya, orang yang lemah imannya, ketika ujian hidup datang, mereka tak punya pegangan yang kokoh, galau, dan frustrasi menjadi irama hidup dalam keseharian. Dunia terasa sempit. Masa depan terlihat suram. Tak ada cahaya yang menerangi langkahnya, maka tak heran bila minuman keras, narkoba dll, menjadi tempat pelarian dan mereka menyangka masalah akan selesai dengan mengonsumsi barang terlarang tersebut. Semua hanya menawarkan kesenangan sesaat, kesenangan yang dibungkus dengan khayalan yang menghancurkan dirinya dan masa depannya, kesenangan yang memorak-porandakan rumah tangga dan masa depan keturunannya.

Makna ujian hidup menjadikan kita lebih bijak dan tegar, menjadikan kita lebih memahami arti sebuah kehidupan, dan semakin mendekatkan kita kepada Allah.
Dengan ujian, kita semakin paham betapa di balik ujian itu bertabur hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik.
Semoga kita mampu mengambil hikmahnya... Aamiiin...

Friday, 4 December 2015

TIPS MEMILIH ISTRI

TIPS MEMILIH ISTRI






KH. Maimun Zubair dhawuh,

" Nek milih bojo iku sing ora patiyo ngerti dunyo.
Mergo sepiro anakmu sholeh, sepiro sholehahe ibune.

Sohabat Abbas iku nduwe bojo ora seneng dandan, nganti sohabat Abbas isin nek metu karo bojone. 
Tapi beliau nduwe anak ngalime poll, rupane Abdulloh bin Abbas.
 

Sayyidina Husain nduwe bojo anake rojo rustam (rojo persia).
Walaupun asale putri rojo, sakwise dadi bojone sayyidina Husain wis ora patiyo seneng dunyo.
Mulane nduwe putro Ali Zainal Abidin bin Husain, ngalim-ngalime keturunane Kanjeng Nabi.
 

Kiai-Kiai Sarang ngalim-ngalim koyo ngono, mergo mbah-mbah wedo'e do seneng POSO.
Syekh Yasin Al Fadani (ulama' asal padang yang tinggal di mekah) iku nduwe istri pinter dagang, nduwe putro loro.

Sing siji dadi ahli bangunan sijine kerjo neng transportasi. Kabeh anake ora ono sing nerusake dakwahe Syekh Yasin.
 

Neng Al Qur-an نساؤكم حرث لكم
Istri iku ladang kanggo suami.
Sepiro apike bibit tapi nek tanahe atau ladange ora apik, ora bakal ngasilno pari apik.
Intine iso nduwe anak ngalim, nek istrine ORA PATIYO NGURUSI DUNYO LAN KHIDMAH POLL KARO SUAMINE.
Nek kowe milih istri pinter dunyo, kowe sing kudu wani tirakat.
Nek ora wani tirakat, yo lurune istri sing ahli dzikir, kowene sing mikir dunyo alias kerjo."






KH. Maimun Zubair berkata:
"kalau memilih istri itu yang tidak begitu ngerti dunia, karena seberapa anakmu sholeh itu seberapa sholehahnya ibunya."

Shahabat Abbas mempunyai istri yang tidak suka merias, sampai shahabat Abbas malu kalau keluar bersama istrinya . Tapi beliau mempunyai anak sangat ngalim, bernama Abdulloh bin Abbas 

Sayyidina Husain mempunyai istri anaknya Raja Rustam (Raja Persia). Walaupun aslinya putri raja, sesudah menjadi istri sayyidina Husain sudah tidak begitu senang dunia. Makanya mempunyai putra Ali Zainal Abidin bin Husain, ngalim-ngalimnya keturunan Kanjeng Nabi


Kiai-Kiai Sarang ngalim-ngalim sepeti itu, mergo mbah-mbah wedo'e do seneng POSO.
Syekh Yasin Al Fadani (ulama' asal padang yang tinggal di mekah) iku nduwe istri pinter dagang, nduwe putro loro.

Sing siji dadi ahli bangunan sijine kerjo neng transportasi. Kabeh anake ora ono sing nerusake dakwahe Syekh Yasin.
Neng Al Qur-an نساؤكم حرث لكم
Istri iku ladang kanggo suami.
Sepiro apike bibit tapi nek tanahe atau ladange ora apik, ora bakal ngasilno pari apik.
Intine iso nduwe anak ngalim, nek istrine ORA PATIYO NGURUSI DUNYO LAN KHIDMAH POLL KARO SUAMINE.
Nek kowe milih istri pinter dunyo, kowe sing kudu wani tirakat.
Nek ora wani tirakat, yo lurune istri sing ahli dzikir, kowene sing mikir dunyo alias kerjo."




TIPS AGAR SELAMAT


 
Tips agar kamu selamat
  1. Maksiat saja sesukamu, asal Tuhan Tidak Tahu
  2. Lakukan Maksiat sesukamu, tapi Taubatlah 3 hari sebelum kamu mati.
 Hanya itu kunci agar kamu aman dan selamat

Thursday, 3 December 2015

Amalan Dapat Jodoh Terbaik Oleh Ust. Yusuf Mansur

Amalan Dapat Jodoh Terbaik Oleh Ust. Yusuf Mansur


Assalamu’alaikum wr wb.
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.

Anjuran penggunaan :
  • Sucikan diri (wudhu)
  • sholat sunah 2 rakaat
  • berdoa
  • siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.

Urutan yang harus dilakukan :
Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
  1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri.
  2. Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?

HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.

QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :....musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.

Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : ... salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.

PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?

Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.

JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia...salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.

PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).

QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:....sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.

PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).

APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.

Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.
Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.

LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.

LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.

LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.

LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.

LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.

RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.

SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.

Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.

Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.

Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.

Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.

LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.

DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.

Waassalamu’alaikum wr wb

Wednesday, 25 November 2015

BERJALAN MENUJU AJAL

 BERJALAN MENUJU AJAL 
 
Abu Dzar Rodhiyallahu ‘anhu pernah berkata :
“Wahai manusia.. injakkan kakimu ke tanah. Sesungguhnya sebentar lagi ia akan menjadi kuburmu.
Wahai manusia..sesungguhnya hidupmu hanya beberapa hari, tiap kali waktu berlalu, berarti sebagian hidupmu telah pergi. Wahai manusia.. engkau sekarang ini selalu menghabiskan umurmu sejak lahir dari rahim ibumu..""


Seorang penyair mengatakan::
"Kita berjalan menuju ajal dalam setiap detiknya.
Hari-hari kita selalu berlalu..dan memiliki tahapan-tahapan
Aku belum pernah melihat ada sesuatu yang lebih meyakinkan dari pada kematian…setiap apa yang kau bayangkan tanpa diakhiri kematian itu hal mustahil…..

Alangkah buruknya perbuatan kita disaat muda belia tak mau menengok agamanya… Lantas.. bagaimana nasib seseorang yang tetap meninggalkan agama.., padahal ubannya telah menyala
Berjalanlah kamu di dunia ini dengan bekal takwa Karena,, umurmu hanyalah hitungan hari yang kian purna…"


Tuesday, 24 November 2015

Pesan khusus untuk Laki laki Jomblo

kisah dari mas Vizzen semasa masih muda dulu

Nasehat Syaikhina wa Murobbi Ruhina Maemoen Zubair buat cowok-cowok yang masih jomblo yang mau nikah yang dulu selalu ku ingat:

"Cung, awakmu nek nikah usahakno mahare bojomu seng akeh walaupun calon bojomu cuman njaluk mahar seperangkat sholat, nek gak nduwe duwet nek iso yo golek-golek ndisek, amergo duwet mahar kuwi berkah nek dienggo usaha, dadi engko mari nikah awakmu njaluk ijin karo bojomu duwet kuwi kanggo modal usahamu. Insyaalloh engko usahamu barokah."

artinya : "Nak, kamu kalo nikah usahakan mahar istrimu yang banyak walaupun calon istrimu cuman minta mahar seperangkat sholat, jika nggak punya uang kalo bisa ya nyari-nyari dulu, karena uang mahar itu berkah jika dipakai usaha, jadi nanti setelah nikah kamu minta izin istri jika uang itu dipakai modal usahamu.
Insyaalloh nanti usaha kamu berkah."


Poko'e aku manut opo seng di ngendikaake guruku, sam'an wa tho'atan, mugi-mugi diparingi berkah uripku, berkah keluargaku, berkah umurku, lan berkah bondoku.

ada sebagian adat  kita membesarkan pesta daripada mas kawin, di arab sono maskawin besar sehingga orang arab kesulitan kawin
 Sahih Muslim Juz 1 halaman 597:

حَدَّثَنَا عَبْدُ العَزِيْزِ عَنْ يَزِيْدٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ إِبْرَاهِيْمَ عَنْ أبِى سَلْمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَحْمَنِ أَنَّهُ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ زَوْجض النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمْ كَانَ صِدَاقُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, قَالَتْ: كَانَ صِدَاقُهُ لأَزْوَاجِهِ ثِنْتَى عَشْرَةَ أوْقِيَةً وَنَشًّاز قَالَ: قَالَتْ: أتَدْرِى مَا النَّشُّ ؟. قَالَ: قُلْتُ: لاَ! قَالَتْ: نِصْفُ أوْقِيَةٍ ؛ فَتِلْكَ خَمْسُمِائَةِ دِرْهَمٍ. فَهَذَا صِدَاقُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لأَزْوَاجِهِ.

Telah menceritakan hadist pada kami Abdul Aziz dari Yazid dari Muhammad dari Ibrahim dari Abi Salamah dari Abdur Rahman bahwa sesungguhnya dia berkata: saya telah bertanya kepada Aisyah isteri Rasulullah saw., berapa jumlah mas kawin Rasulullah saw.? Aisyah berkata: mas kawin Rasulullah saw kepada para isteri beliau adalah 12 auqiyah dan satu nasy. Aisyah berkata: Tahukah engkau apakah nash itu? Abdur Rahman berkata: Aku berkata: Tidak! Aisyah berkata: Setengah auqiyah. Jadi semuanya 500 dirham. Inilah mas kawin Rasulullah saw kepada para isteri beliau.


Saat menikah dengan Khadijah radhiyallahu’anha diriwayatkan bahwa Rasulullah memberi mahar 20 ekor unta (nilainya setara 400-an juta rupiah). Sedangkan saat menikahi Hindun (Ummu Habibah radhiyallahu’anha) diriwayatkan bahwa Rasulullah memberikan mahar 4000 dirham (setara 800 juta rupiah),. Saat menikahi Shafiyah radhiyallahu’anha maharnya berupa pembebasan dirinya dari perbudakan, meski tidak berwujud harta namun nilainya bisa ratusan juta sampai milyaran rupiah (yaitu biaya normal penebusan budak agar merdeka)

Meskipun tidak catatan akurat tentang jumlah persis kekayaan Rasulullah saw sepanjang hayatnya, ada beberapa catatan yang menunjukkan Rasulullah adalah orang berpunya dan memiliki harta banyak, namun beliau selalu mendahulukan kepentingan umat melebihi kepentingan dirinya sendiri dalam bentuk infak, sedekah dan membantu fakir miskin

diceritakan dari kitab Tarikh Al Islam bahwa : 
  1. Nabi Muhammad saw pernah membagikan lebih dari 1500 ekor unta kepada beberapa orang Quraisy sesudah perang Hunain.
  2. Beliaupun pernah memiliki tanah Fadak . Fadak adalah sebuah daerah pemerintahan otonomi Yahudi di Hijaz. Penduduknya mayoritas Yahudi. Tanah Fadak diserahkan oleh kaum Yahudi kepada rasul tanpa melalui pertempuran (Ibnu Hisyam.II: 368) 
  3. Syu’aibi mencatat, beliau membagikan al-kutaibah (pemberian rutin) kepada kerabat dan istri-istri beliau. Kepada Fatimah 200 wasaq, Ali bin Abi Thalib 100 wasaq, Usamah bin Zaid 250 wasaq, Aisyah 200 wasaq, Ja’far bin Abi Thalib 50 wasaq, Rabiah bin Harits bin Abdil Mutthalib 100 wasaq, Abu Bakar 100 wasaq, Aqil bin Abi Thalib 140 wasaq, Bani Ja’far 140 wasaq, untuk sekelompok orang dan istri-istrinya 700 wasaq. Lainnya untuk Bani Mutthalib yang sebagian masih di Mekkah (Syu’aibi, 2004).
  4. Seusai perang Khaibar, nabi memperoleh sekitar 100 perisai, 400 pedang, 1000 busur dan 500 tombak. 
  5. Dikabarkan bahwa Muhammad menerima 90.000 dirham . Tetapi uang itu dibagikan kepada orang banyak sampai habis. 
  6. Ketika kembali dari perang Hunain, nabi disodori uang hasil rampasan perang. Beliau berkata: “Letakkanlah uang itu di masjid.” Kemudian nabi shalat di masjid itu tanpa menolah kepada uang tadi. Seusai shalat beliau duduk di dekat uang tersebut dan memberikannya kepada setiap orang yang meminta. Beliau berdiri setelah uang itu habis.
dianggap orang termiskin karena Beliau tidak menggunakan hartanya menuruti nafsunya. bahkan sering makan sebiji kurma dalan sehari.atau kedatangan tamu merasa bingung mau dikasih apa tamunya sementara dirumahnya tidak ada makanan...hayoo siapa yg bisa mencontoh seperti ini.???
  

Monday, 23 November 2015

curhat pada siapa?

mau curhat...? tapi pada siapa?














curhat  di media social, semua orang bisa tau
orang baik bisa tau , orang jahat bisa tau
yang pinter bisa tau , yang bodo bisa tau
yang tua bisa tau , yang muda bisa tau


katanya si curhatnya ke Alloh, tapi ditulis dimedia social
apa Gusti Alloh punya akun medsos?
bisa bisa malah membuka aib diri sendiri
Ayolah.... kita ini tidak sendiri,walau tanpa kawan disamping kita, tanpa saudara disamping kita ....
ujian akan terus ditimpakan pada seorang hamba yang beriman dengan ujian itu dosanya berkurang -berkurang, sampai disatu titik ia berjalan tanpa dosa hingga dia siap masuk ke jannah Nya

Nadhom Asmaul Husna



Nadhom Asma Ul Husna


Bismillahi Badakna                             Walhamdu Lirobbina
Washsholatu Wassalam                     Linnnabi Khabibina
Ya Alloh Ya Robbanaa                       Anta Maqshuudunaa
Ridhoka Mathlubuna                           Dunyanaa Wa Ukhronaa
Ya Rohmaanu Ya Rohiim                   Ya Maliku Ya Qudduus
Ya Salaamu Ya Mukmin                    Ya Muhaiminu Ya ‘Aziiz
Ya Jabbaru Mutakabbir                      Ya Kholiqu Ya Bari
Ya Mushowwiru Ya Ghoffar               Ya Qohharu Ya Wahhaab
Ya Rozzaku Ya Fattaah                      Ya ‘Aliimu Ya Qobidl
Ya Baasithu Ya Khofidl                       Ya Rofi’u Ya Mu’izz
Ya Mudzillu Ya Samii’                         Ya Bashiru Ya Khakaam
Ya ‘Adlu Ya Lathiifu                            Ya Khobiiru Ya Haliim
Ya ‘Adziimu Ya Ghofuur                     Ya Syakuuru Ya ‘Aliyy
Ya Kabiiru Ya Khafiidz                        Ya Muqitu Ya Khasiibu
Ya Jaliilu Ya Karim                             Ya Roqiibu Ya Mujiib
Ya Wasi’u Ya Khakim                         Ya Waduudu Ya Majiid
Ya Baa’itsu Ya Syahiid                       Ya Khaqqu Ya Wakiilu
Ya Qowiyyu Ya Matiin                        Ya Waliyyu Ya Khamiid
Ya Mukhshi Ya Mubdi-U                    Ya Mu’iid Ya Mukhyii
Ya Mumiitu Ya Hayyu                        Ya Qoyyumu Ya Waajid
Ya Maajidu Ya Waakhid                     Ya Akhadu Ya Shomadu
Ya Qodir Ya Muqtadir                         Ya Muqoddim Ya Mu-Akhir
Ya Awwalu Ya Achir                           Ya Dzohiru Ya Baathin
Ya Waalii Ya Muta’alii                         Ya Barru Ya Tawwabu
Ya Muntaqimu Ya Afuwwu                 Ya Ro-Uufu Ya Maalik
Maalikal Mulki                                     Dzal Jalaali Wal Ikroom
Ya Muqsithu Ya Jamii’                        Ya Ghoniyyu Ya Mughnii
Ya Maani’u Ya Dlooru                         Ya Nafi’u Ya Nuur
Ya Haadii Ya Badii’                             Ya Baaqii Ya Waarits
Ya Rosyidu Ya Shobuur                     Azza Jalla Dzikruhu
Do’a
Bi-Asma –Ikal Husna                          Ighfir Lanaa Dzunubana
Waliwaalidii Naa                                  Wa Dzurriyatinaa
Kaffir’an Sayyi-Atina                           Wastur ‘Alaa ‘Uyubinaa
Wajbur ‘Alaa Nuqshoninaa                 Warfa’darojaatinaa
Wazidnaa ‘Ilman Nafi’a                       Wal Rizqon Wasi’a
Khalalan Thoyyibaa                            Wa’amalan Sholikhaa
Wa Nawwir Quluubana                       Wa Yassir Umuronaa
Wa Shohhih Ajsadana                        Da-Ima Hayatinaa
Ilal Khoiri Qorrib Naa                          Anisy Syarri Baa’idnaa
Wal Qurbaa Rojaa-Unaa                    Akhiron Nilnal Munaa
Balligh Maqooshidanaa                       Waq Dli Hawaa-Ijanaa
Wal Hamdi Li Ilaahinaa                       Alladzi  Hadaanaa
Sholli Wa Sallim ‘Alaa                         Thoha Kholilir Rokhmaan
Wa Aalii Wa Shohbihi                         Ilaa Akhiriz Zamaan